Kong jan Tung ( Arifin ), adalah seorang pengusaha yang berasal dari Kalimantan yang hijrah ke Tangerang dengan berbekal ijazah SMK. Beliau memulai kariernya dengan bekerja sebagai seorang marketing di beberapa bidang, yang diantaranya adalah dibidang cat/paint.
Dengan berjalannya waktu beliau mendapatkan kendala di perusahaan beliau bekerja.
Kemudian beliau berbicara dengan keluarganya yaitu istrinya “ Bagaimana saya bisa maju dan memperoleh pendapatan yang lebih, jika setiap customer yang saya cari itu hanya satu sampai dua kali saja memesan barang karena mutu yang tidak bisa di jaga...? “ Lalu istri saya yang sedang hamil muda itu memberi masukan untuk mencoba membuka usaha sendiri dengan modal uang yang di kumpulkan untuk membeli sebuah rumah yang tidak seberapa itu, dan akhirnya beliau pun menyetujui masukan itu. Sambil mempersiapkan semua keperluan untuk membuka usaha tersebut beliau dan istrinya itu masih bekerja sebagai karyawan. Beberapa bulan kemudian perusahaan itu mulai berjalan dengan bersamaan dengan kelahiran anak pertamanya, beliau mengajak istrinya untuk membantu usahanya itu dan sampai akhirnya beliau membagi tugas dengan istrinya. Beliau menempatkan istrinya di kantor dan beliau bekerja di lapangan mencari order.
Semula beliau memulai usahanya ini harus menyiapkan uang tunai untuk membeli bahan-bahan produksinya karena supplier bahan kimia itu adalah perusahaan besar dan bonavit, sehingga beliau sering beranggapan perusahaan kecil seperti saya ini kadang sering dipandang sebelah mata.
Namun dengan kegigihan, kesabaran dan saling menyemangati akhirnya lambat laun perusahaan beliau mendapat kepercayaan dari para supplier dan beliau pun selalu menjaga hubungan baik itu sampai saat ini. Sekarang beliau mempunyai omset 200jt/bulan, dengan peralatan produksi yang mulai memadai . Sekarang beliau bisa membelikan rumah untuk keluarganya tinggal yang cukup luas dan nyaman serta kendaraan pribadi, beliau sering mengatakan “ Saya membangun ini semua hanya modal kepercayaan dan nekat saja “ dengan gayanya yang khas itu.
Dialah Suamiku Tercinta "My Husband My Hero", tekad yang kuat selalu memotivasi saya untuk berjuang lebih keras, seperti apa yang dilakukan oleh suami saya itu. Bahwa kerja keras harus juga nekad, namun menjaga Kepercayaan sangatlah penting untuk bisa terus survive dalam berjuang di dalam usaha mana pun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar